Kapanlagi.com – Federasi Sepak Bola Internasional FIFA) menjamin penyelenggaraan sepak bola Piala Dunia pada Juni 2010 di Afrika Selatan (Afsel) akan terbebas dari rasialisme dan kebencian terhadap barang dan atau orang asing (xenophobia).”FIFA akan bertindak tegas terhadap pihak yang masih saja mengangkat isu rasialisme dan xenophobia dalam Piala Dunia 2010 di Afsel dan itu tidak akan terjadi,” kata Sekjen FIFA Jerome Valcke, kepada pers dalam dan luar negeri di Beijing, Kamis, di sela penyelenggaraan Olimpiade 2008.

Menurutnya, penyelenggaraan Piala Dunia 2010 yang akan berlangsung di Afsel dan untuk pertama kali digelar di benua Afrika, membuktikan bahwa isu rasialisme sudah sepatutnya dihapuskan dari persepakbolaan internasional, mengingat kondisi itu adalah suatu bentuk rasialisme yang harus dihapuskan.

FIFA, katanya, sebetulnya bukan saja menghapuskan isu rasialisme dan xenophobia dalam Piala Dunia 2010 mendatang, tapi juga di berbagai kegiatan sepak bola internasional belakangan ini.

“Kita sudah sepakat dan memutuskan bahwa isu rasialisme tidak bisa diterima di sepak bola internasional dan kebijakan itu akan terus dilakukan pada Piala Dunia di Afsel dan piala dunia tahun-tahun berikutnya,” tegasnya.

Ia menegaskan pula bahwa FIFA akan menindak dengan tegas pihak-pihak yang sampai kini dan dalam Piala Dunia 2010 masih akan bersikap rasialis dan xenophobia, sehingga semangat kebersamaan dalam olahraga sepak bola bisa diwujudkan.

Andre Prius, dari Layanan Polisi Afsel (SAPS), mengatakan, pengamanan penyelenggaraan Piala Dunia 2010 terus diperbaiki termasuk dengan kemungkinan adanya kerusuhan yang dilakukan pendukung, hingga adanya kerusuhan yang berbau rasial serta xenophobia.

Menurutnya, seluruh stadion yang akan dipergunakan untuk Piala Dunia 2010 serta Piala Konfederasi (Confederations Cup) telah dibangun sesuai dengan ketentuan FIFA dan telah memenuhi standar keamanan dan keselamatan.

“Seluruh sistem keamanan dan keselamatan sudah kita pelajari dan siapkan dengan baik, sehingga diharapkan tidak ada lagi kerusuhan yang terjadi. Kalaupun ada kerusuhan bisa segera ditangani dan memungkinkan pula pelakunya ditahan,” kata Prius.

Pemerintah Afsel telah menyatakan komitmennya untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi seluruh pemain dan pendukung sepak bola Piala Dunia 2010, serta mendukung warga asing dari negara manapun yang ingin datang ke negaranya pada 2010.

“Badan perlindungan hukum kita akan menjamin terhadap siapapun yang datang ke Afsel dalam kondisi aman dan selamat,” tegas Prius. (www.kapanlagi.com)